PELAKSANAAN ZAKAT KEBUN PINANG DALAM RESPEKTIF HUKUM ISLAM DI DESA SIAU DALAM KECAMATAN MUARA SABAK TIMUR KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR

Authors

  • Mutiara Dewi Masita STAI Ma'arif Jambi
  • Zainal Arifin STAI Ma'arif Jambi
  • Hasanul Febriyan Hariza STAI Ma'arif Jambi

Keywords:

Pelaksanaan, Zakat Kebun, Kebun pinang, Perspektif Hukum Islam

Abstract

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan bagi setiap muslim, zakat yang dikeluarkan tentunya harus menurut syarat-syarat yang ditentukan dalam hukum Islam. Hasil kebun yang mempunyai nilai cukup tinggi yang sudah mencapai nisab maka wajib dikeluarkan zakatnya. Namun dalam kenyataanya masyarakat Desa Siau Dalam Kecamatan Muara Sabak Timur kurang memahami tentang zakat kebun. Hal ini yang membuat peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana pelaksanaan zakat hasil kebun serta bagaimana prespektif hukum Islam terhadap pelaksanaan zakat hasil kebun di Desa Siau Dalam Kecamatan Muara Sabak Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan zakat hasil kebun di Desa Siau Dalam Kecamatan Muara Sabak Timur serta prespektif hukum Islam terhadap pelaksanaan zakat hasil kebun di Desa Siau Dalam Kecamatan Muara Sabak Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan zakat kebun pinang di Desa Siau Dalam Kecamatan Muara Sabak Timur serta bagaimana prespektif hukum Islam terhadap pelaksanaan zakat kebun pinang di Desa Siau Dalam Kecamatan Muara Sabak Timur. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan instrument pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap zakat kebun di Desa Siau Dalam Kecamatan Muara Sabak Timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih belum berjalan dengan baik dikarenakan kurangnya tingkat kesadaran dan pemahaman petani pinang tentang zakat maupun tentang mekanisme pelaksanaan zakat kebun pinang serta tentang sistem pendistribusian zakat yang sangat sempit, sehingga adanya anggapan disebagian masyarakat bahwa membayar zakat adalah langkah yang tidak produktif atau suatu kerugian, karena itulah masyarakat enggan mengeluarkan zakat kecuali bagi yang sudah mengetahuinya. Maka harus ada kebijakan dari pemerintah sehingga masyarakat akan mampu melaksanakan hal tersebut dan tidak merasa menjadi suatu beban.

Published

2023-12-27

How to Cite

Mutiara Dewi Masita, Zainal Arifin, and Hasanul Febriyan Hariza. 2023. “PELAKSANAAN ZAKAT KEBUN PINANG DALAM RESPEKTIF HUKUM ISLAM DI DESA SIAU DALAM KECAMATAN MUARA SABAK TIMUR KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR”. Wasatiyah: Jurnal Hukum 4 (2):51-61. https://jurnal.staimaarifjambi.ac.id/index.php/Wasatiyah/article/view/138.